close
Breaking news

Biar hidup makin sehat, Jualo.com siapkan rekomendasi sepatu murah dibawah 500 ...read more Kebutuhan masker virus Corona sedang meningkat di banyak negara di kawasan Asia...read more

Teknik Jitu Negosiasi dengan Penjual Properti Agar Mendapatkan Harga Murah

Setelah berminat untuk membeli rumah, hal selanjutnya yang akan kamu jalani adalah menegosiasi harga rumah. Agar bisa mendapatkan harga termurah, kamu bisa mengikuti teknik negosiasi dengan penjual yang satu ini.

Tingginya harga properti atau rumah di kota-kota besar membuat sebagian masyarakat melirik properti second atau rumah yang pernah ditempati orang lain.

Salah satu alasan properti second begitu banyak dicari adalah kamu bisa melakukan tawar-menawar dengan si penjual. Ya, tawar-menawar tidak hanya dilakukan saat kamu membeli baju di pusat grosir, melainkan juga saat proses jual beli properti demi mendapatkan harga lebih rendah.

Aksi tawar-menawar sulit dilakukan jika kamu berencana membeli properti baru, karena pihak pengembang atau pemilik biasanya sudah mematok standar harga. Namun, jika kamu mengikuti teknik negosiasi yang satu ini, kemungkinan kamu mendapatkan harga paling murah pasti menjadi lebih tinggi lho.

–> 6 Tips Membuat Kualitas Udara di Rumah Sejuk Alami Tanpa Pendingin Ruangan

Mengetahui Informasi Properti yang Akan Dibeli

Sebelum kamu mulai bernegosiasi dengan penjual properti, pertama-tama kamu harus mendapatkan sejumlah informasi berupa: melihat kondisi properti, berapa lama properti tersebut dipasarkan, harga pasar, serta informasi pendukung lainnya.

Jika sudah mantap memilih properti yang diinginkan, kamu bisa mulai melakukan proses bernegosiasi dengan penjual properti. Agar proses negosiasi dapat berjalan lancar, jangan lupa untuk mengikuti cara bernegosiasi yang satu ini.

Mendengarkan dan Memahami Penjual atau Pemilik Properti

Pembeli dan penjual membutuhkan kepercayaan dari masing-masing pihak. Sebagai pembeli, kamu bisa menciptakan hubungan baik dengan mendengarkan penjelasan pemilik properti mengenai rumah atau unit apartemennya.

Kamu juga bisa menanyakan alasan si pemilik menjual propertinya, apakah mereka sedang membutuhkan uang atau berniat pindah ke properti yang lebih besar dan sebagainya. Ini informasi yang penting agar kamu dapat mengutarakan harga yang cocok.

Selain itu, dengan memahami alasan pemilik melakukan penjualan, kamu juga bisa terhindar dari penyesalan di masa mendatang jika ternyata properti tersebut mengalami kerusakan. Mendengarkan dan memahami penjual properti adalah salah satu cara negosiasi yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa mendapatkan harga properti yang murah.

Lakukan Secara Efektif

Agar proses bernegosiasi dengan penjual properti tidak berlangsung berkepanjangan, ada baiknya kamu melakukan penghitungan yang matang dan menentukan harga yang pas untuk properti tersebut.

Jadi, jika penjual mengajukan tawaran balik, kamu bisa langsung menentukan apakah harga baru yang diajukan susah sesuai atau belum. Pastikan juga harga hasil penghitungan kamu memang sesuai dengan budget.

Berikan Tawaran Senilai 75% dari Harga Jual

Beranikan diri mengajukan tawaran hingga 60% atau 75% dari harga transaksi yang diinginkan. Misalnya, jika kamu ingin membeli properti seharga Rp 900 juta, coba ajukan penawaran di kisaran sekitar Rp 700 juta, sehingga ada ‘ruang’ untuk bernegosiasi.

–> 5 Panduan Memilih Apartemen Ideal untuk Hunian

Tentukan Batas Maksimal Penawaran

Ketahui batas kemampuan kamu. Pikirkan batas atas harga properti yang masih sanggup kamu penuhi. Namun, jika penjual terlihat sulit menerima harga yang diajukan, sebaiknya hentikan proses bernegosiasi dengan penjual properti agar tidak membuang waktu.

Tetap Objektif

Cara bernegosiasi berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah tetap bersikap objektif. Meskipun kamu sangat menyukai properti yang dijual, kamu harus tetap melihat rumah atau unit apartemen tersebut secara objektif.

Jika terlalu terbawa perasaan, atau menunjukkan betapa sukanya kamu terhadap apartemen, kamu akan kehilangan kendali atas proses bernegosiasi dengan penjual properti.

–> Hal Dasar yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah KPR

Minta Tenggang Waktu

Selain negosiasi harga, kamu pun bisa menawar batas waktu pembayaran untuk properti yang bersangkutan. Setelah kamu dan penjual menyepakati harga, kamu bisa meminta tenggang waktu lebih lama. Apalagi jika pembiayaan dibantu oleh pihak bank, karena umumnya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk pencairan dana.

Nah itulah beberapa cara jitu untuk Anda bernegosiasi dengan agen properti. Jika masih bingung mencari properti dengan harga terjangkau, kamu bisa menemukan di Jualo. Di sini kamu bisa menemukan berbagai properti idaman yang tentunya bisa disesuaikan dengan keinginan dan budget kamu teman Jualo.

–> Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS

Tag: , , , ,

Story Page
Facebook
Instagram