7 Desa Wisata yang Bisa Dikunjungi untuk Mengisi Libur Akhir Tahun

Date

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Sedang bingung mencari destinasi wisata di akhir tahun? Yuk simak beberapa lokasi wisata yang sudah disiapkan oleh tim Jualo berikut ini.

Tidak terasa 2020 sudah memasuki akhir, dan bagi sebagian orang, momen akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk relaksasi setelah setahun penuh bekerja. Terutama adanya pandemi Covid-19 yang membuat ruang gerak kita semua terbatas.

Nah, setelah jenuh beraktifitas di dalam rumah. Tak ada salahnya untuk pergi berlibur bersama keluarga di akhir tahun. Usah terlalu jauh ke luar negeri, karena nyatanya Indonesia memiliki banyak destinasi wisata sangat menarik dan wajib dikunjungi, salah satunya desa wisata.

Bahkan, beberapa di antara desa-desa wisata tersebut sudah bertaraf internasional. Tentu kamu ingin berlibur mencari ketenangan dari semua rasa jenuh ini, kan? Sekadar kembali menyegarkan jiwa dan raga dari kegiatan yang menjemukan.

Nah, dari pada berlibur ke tempat yang biasa-biasa saja, ada baiknya mengunjungi desa wisata sebagai destinasi bersama keluarga di akhir tahun nanti.

–> 7 Destinasi Wisata Dekat Jakarta yang Wajib Dikunjungi

Desa Penglipuran, Bali

Desa Penglipuran merupakan sebuah desa yang terletak di kaki Gunung Batur, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangil, yang berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Denpasar. Desa ini dikenal dengan suasananya yang asri dan dan tenang khas dataran tinggi yang juga masih memiliki udara sejuk.

Keunikan desa ini adalah rumah-rumah penduduknya yang tertata rapi hingga membentuk lorong dan dibangun dengan arsitektur Bali yang memukau. Selain itu, desa ini melarang penggunaan kendaraan bermotor masuk ke dalam dewasa. Kendati demikian, penduduk desanya sangat ramah terhadap wisatawan.

Desa Pemuteran, Bali

Desa Pemuteran terletak di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, yang terkenal sebagai desa nelayan. Dulu, desa ini dikenal sebagai desa yang kumuh. Namun, berkat inisiasi Yayasan Karang Lestari, desa ini akhirnya dikembangkan menjadi desa wisata.

Untuk kamu yang ingin berwisata untuk mencari ketenangan, desa ini patut kamu pertimbangkan karena suasananya sunyi dan sepi. Terkait akomodasi, desa ini telah memiliki lebih dari 1.000 kamar berbentuk hotel, resort, dan homestay.

Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta

Belakangan ini, Desa Wisata Nglanggeran menjadi destinasi wisata unggulan di Yogyakarta. Desa ini menawarkan program live in bagi wisatawan yang ingin merasakan hidup seperti warga desa setempat, termasuk mempelajari budayanya.

Kamu juga bisa menjajal wisata gunung, embung, serta air terjun yang pastinya sangat menarik dicoba. Desa Pentingsari, Yogyakarta Desa Pentingsari merupakan desa yang terletak di lereng Gunung Merapi, berjarak sekitar 22,5 km dari tengah Kota Yogyakarta.

Mengangkat tema “Desa Ramah Lingkungan, Kebudayaan, dan Pertanian”, desa ini menawarkan wisata pembelajaran dan interaksi terkait budaya warga setempat. Selain itu, desa ini juga menawarkan banyak program wisata yang tak kalah menarik. Mulai dari live in, berkemah, trekking, sampai wisata out bond.

–> Cari Pekerjaan Impian di Masa Pandemi? Ternyata Bukan Hal Mustahil Lho

Desa Sungai Nyalo, Panan

Desa Sungai Nyalo terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Desa pesisir ini memiliki destinasi pantai dan bukit yang menjadi andalan dengan pemandangan suguhan pemandangan memukau berupa batu-batu yang membentuk pulau.

Meski belum terlalu dikenal oleh wisatawan lokal, ternyata banyak turis yang telah berkunjung ke desa ini dan menyebutnya sebagai “Paradise of the South”.

Desa Madobak, Mentawai

Kepulauan Mentawai menjadi salah satu destinasi populer di Indonesia, baik untuk wisatawan lokal maupun turis. Selain karena potensi lautnya, ternyata Kepulauan Mentawai juga dikenal dengan tiga desa tradisional yang masih memiliki adat kental, salah satunya adalah Desa Madobak.

Ternyata, desa ini diketahui sebagai desa yang memiliki budaya tato tertua di dunia

Desa Taman Sari, Banyuwangi

Terletak di kawasan Gunung Ijen, Kecamatan Licin, Desa Taman Sari merupakan desa yang telah diresmikan sebagai Desa Wisata. Desa ini terdiri dari tiga kampung yang saling berintegrasi, yaitu Kampung Susu, Kampung Penambgan, dan Kampung Bunga.

Salah satu daya tarik dari desa ini adalah keunikan kebudayaan masyarakat Osing yang merupakan suku asli di Kabupaten Banyuwangi.

–> Tips Belanja Aman di E-Commerce Agar Terhindar dari Penipuan

Desa Waturaka, Ende

Desa Waturaka terletak tak jauh dari Danau Kelimutu yang merupakan salah satu destinasi populer. Selain menawarkan pemandangan yang indah, desa ini juga menawarkan program live in agar para wisatawan bisa lebih dekat dan merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Nah, itulah beberapa desa wisata yang bisa dikunjungi bersama keluarga di akhir tahun nanti. Satu hal yang patut diingat, tetap menjaga protokol kesehatan ya selama berlibur.

–> Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS

More
articles