10 Langkah Mudah Atasi HP Android Lemot
HP Android Lemot

Date

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Masalah HP Android lemot tentu masalah umum yang sering ditemui. Apalagi ketika digunakan untuk keperluan penting, tentu saja membuat emosi bukan?

Setelah menggunakan HP Android bertahun-tahun, biasanya terjadi penurunan performa dari ponsel pintar tersebut. Selain kinerja baterai yang mulai menurun, HP Android lemot pasti juga terjadi. Kalau gadget kesayangan kamu tersebut sudah mulai lemot, rasanya bikin emosi saja ya!

Performa HP Android yang menjadi lambat bukan semata-mata terjadi karena usia smartphone. Cara kamu menggunakan dan merawat smartphone juga punya peran besar membuat Android lemot. Ingatlah bahwa sebuah HP Android juga pastinya punya kapasitas berbeda-beda dan sudah sewajarnya kamu sesuaikan kebutuhanmu menurut kapasitas tersebut.

Berikut ini kami berikan penjelasan singkat mengenai penyebab HP Android lemot serta cara mengatasinya untuk kalian. Yuk simak ulasannya!

–> 12 Rekomendasi HP Xiaomi Terbaru di Bawah 3 Jutaan Mei 2021

Penyebab HP Android Lemot

HP Android lemot memang kerap dikeluhkan siapa pun. Saat performa smartphone menurun drastis, otomatis banyak hal yang kerap tertunda akibat kerja smartphone melambat. Kamu pasti emosi ketika smartphone kamu butuh waktu agak lama dalam membuka aplikasi. Belum lagi jika kamu tidak bisa menikmati galeri foto dan video karena lemot.

Mulai sekarang, jangan melulu marah. Coba pahami dulu apa saja si penyebab HP Android lemot? Benarkah selama ini kamu sudah menggunakan ponsel pintar kamu dengan bijak?

hp android lemot-2

1. Aplikasi Tidak Sesuai Kapasitas Penyimpanan

Sebelum kamu terlalu impulsif memasang berbagai aplikasi di HP Android, coba periksa kembali kapasitas penyimpanannya. Sebagian besar orang biasanya kurang peduli pada memori penyimpanan dan langsung memasang banyak aplikasi. Padahal, belum tentu semua aplikasi yang dipasang itu rutin dipakai.

Aplikasi-aplikasi yang hanya menumpuk dan jarang sekali dipakai menyedot memori penyimpanan. Kalau dibiarkan terlalu lama, pasti membuat HP Android lemot. Oleh sebab itu, kamu harus cukup bijak dalam menghitung untuk menentukan aplikasi apa saja yang harus disimpan. Ingat, tiap HP Android punya RAM dan CPU dengan kemampuan yang berbeda-beda.

2. Memori Internal Dipaksa untuk Selalu Penuh

Kecepatan memori internal akan menurun seiring semakin banyaknya file yang kamu simpan di sana. Entah itu aplikasi, foto, video, atau file yang tidak pernah kamu hapus meski sudah bertahun-tahun. Memori internal yang semakin penuh ini pastinya jadi biang keladi utama HP Android lemot, apalagi jika sudah bertahun-tahun.

Untuk itu, ada baiknya kamu memanfaatkan penggunaan memori eksternal untuk menyimpan data di luar aplikasimu. Misalnya, foto atau video. Saat memori eksternal kamu penuh, kamu dapat menggantinya dengan yang baru. Jadi, memori internal kamu lebih aman karena tidak terpakai untuk banyak hal sekaligus.

–> Tips Ampuh Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Mudah

3. Kinerja Baterai Menurun

Baterai juga berperan dalam menurunnya performa HP Android. Kamu biasanya mulai merasakan tanda-tanda baterai bocor setelah dua hingga tiga tahun penggunaan smartphone. Secara tidak langsung, hal ini bisa membuat HP Android lemot.

Baterai yang sudah lama dipakai memengaruhi pemrosesan program dan memori smartphone secara keseluruhan. Oleh sebab itu, penting juga bagi kamu untuk ikut merawat daya tahan baterai dengan tidak membiarkannya di-charge terlalu lama. Jangan pula membiarkan HP Android kamu benar-benar mati baru di-charge ya!

4. RAM dan Memori Flash Storage Degradasi

RAM dan memori flash storage juga bisa mengalami penurunan layaknya baterai. Penyebabnya antara lain adanya aktivitas penulisan dan penghapusan data yang ternyata dapat mengurangi performanya. Efeknya, potensi HP Android lambat pun semakin besar.

5. Update Sistem Operasi Tidak Sesuai Kebutuhan

Melakukan update sistem operasi memang penting untuk kamu lakukan karena sering kali update semacam ini dapat memengaruhi peningkatan kinerja. Namun, ada juga update sistem operasi yang memakan space tersendiri di memori internal. Nah, hal inilah yang patut kamu pertimbangkan.

Kalau HP Android yang kamu miliki punya memori dan RAM rendah, rasanya update sistem operasi tidak harus dilakukan. Memaksakan diri untuk update sistem operasi tanpa sesuai kebutuhan hanya membuat HP Android lemot. Jika kamu ingin tetap update sistem operasi terbaru sementara smartphone kamu tak mendukung, mungkin inilah saatnya kamu ganti smartphone saja.

Cara Mengatasinya

Setelah mengetahui penyebab HP Android lemot, maka sekarang waktunya kamu untuk mengantisipasinya. Berikut ada beberapa cara singkat yang dapat kamu lakukan. Wajib dicermati dan dicoba bagi kamu pengguna hp Android, baik yang sudah lama maupun yang baru.

1. Perhatikan Kapasitas Memori

HP Android Lemot-Memori Penuh

Perhatikan kembali spesifikasi memori smartphone yang kamu pakai. Jangan hanya berpatok pada RAM semata ya, tetapi cek juga berapa memori internal yang masih tersisa. Kebanyakan HP Android lemot disebabkan oleh penggunanya yang kurang peka alias mengabaikan jumlah memori internal yang masih tersisa.

Sebelum HP Android menjadi lemot, hindari penyimpanan data berlebihan di memori internal. Kalau perlu, hapus data-data lama yang sudah bertahun-tahun tersimpan di memori internal. Saat memori internal mulai penuh pindahlah sebagian besar data ke memori eksternal atau laptop. Hal sederhana ini dapat mengantisipasi HP Android lemot terjadi.

2. Gunakan Satu Aplikasi Antivirus

Sangat wajar kalau kamu ingin memberikan proteksi terbaik pada smartphone dengan memasang aplikasi antivirus. Namun, penting juga untuk lebih bijak dalam menggunakan satu aplikasi antivirus saja. Perlu kamu tahu bahwa aplikasi antivirus selalu berjalan dan pastinya menyedot memori serta RAM. Bisa kamu bayangkan kan, apa jadinya kalau terlalu banyak aplikasi antivirus di smartphone kamu?

Semakin banyak aplikasi antivirus yang berjalan, maka RAM menjadi boros sehingga HP Android jadi lemot. Jadi, alangkah lebih baik kalau kamu cukup memasang satu aplikasi antivirus di smartphone daripada harus mengalami kejadian HP Android lemot.

3. Update Software

Apabila kamu menerima notifikasi untuk memperbaharui software, kamu bisa langsung lakukan update sesuai instruksi. Biasanya pembaharuan dari sistem operasi dapat meningkatkan kinerja smartphone secara signifikan. Singkatnya, masalah yang dibawa dari sistem sebelumnya dapat diatasi lebih baik.

Namun, lagi-lagi kamu harus perhatikan kapasitas memori internal kamu ya. HP Android lemot dapat terjadi karena sistem operasi ter-update tidak sanggup dipenuhi oleh memori internal smartphone kamu. Selain itu, perhatikan pula untuk selalu update aplikasi yang sering kamu gunakan agar kinerja smartphone tidak menurun akibat penggunaan aplikasi lama.

4. Hapus Aplikasi yang Jarang Terpakai

Semakin banyak aplikasi yang muncul di Play Store, semakin tinggi pula rasa ingin tahu kamu untuk memasangnya di smartphone. Hati-hati, sikap impulsif memasang banyak aplikasi tanpa melihat kebutuhan dapat membuat HP Android lemot. Coba saja cek aplikasi yang sudah terpasang sekarang di smartphone kamu, benarkah semuanya rutin kamu pakai?

Ruang penyimpanan HP Android kamu dapat tersita oleh aplikasi-aplikasi yang jarang kamu gunakan tersebut. Akibatnya, performa Android akan turun. Hapus segera aplikasi-aplikasi yang kurang penting untuk mencegah HP Android lemot.

5. Rutin Lakukan Clear Cache

HP Android Lemot-clear cache

Cache adalah tempat untuk menyimpan data sementara dari aplikasi yang sedang atau pernah kamu gunakan. Dengan fungsi tersebut, kamu dapat dengan mudah membuka aplikasi yang sebelumnya digunakan. Sayangnya, cache yang menumpuk bukanlah hal yang baik karena dapat membuat HP Android lemot.

Untuk itu, kamu harus rutin membersihkan cache di setiap aplikasi yang pernah kamu gunakan. Kebiasaan sederhana ini kadang malas dilakukan banyak orang, padahal manfaatnya sangat besar. Demi terhindar dari HP Android lemot, mulai sekarang biasakan deh rajin clear cache.

6. Kurangi Penggunaan Widget yang Tak Penting

HP Android Lemot-Widget

Menggunakan widget pada smartphone memang terbukti dapat mempercantik tampilan ponsel pintarmu. Oleh sebab itu, widget menjadi hal yang cukup banyak disukai pengguna Android. Namun, siapa sangka penggunaan widget terlalu banyak dapat membuat HP Android lemot.

Widget-widget yang kamu pakai dapat menyita konsumsi RAM cukup besar sehingga kinerja smartphone melambat alias menimbulkan HP Android lemot. Oleh sebab itu, pastikan widget yang kamu pakai hanya yang penting saja. Misalnya, cukup jam dan cuaca saja.

7. Install Aplikasi Serba Guna

HP Android Lemot-Fitur serba guna

Daripada terlalu banyak memasang aplikasi yang jarang digunakan, lebih baik gunakan space memori yang ada untuk memasang aplikasi serba guna. Kalau antivirus bisa mendeteksi keberadaan virus atau malware, maka aplikasi serba guna berfungsi mengindikasikan hal-hal yang membuat HP Android lemot.

Salah satu aplikasi yang cukup banyak dipakai adalah Clean Master. Aplikasi ini dapat mendeteksi dan meredakan suhu panas, menghapus data-data lama yang menumpuk, dan menghentikan kerja beberapa aplikasi yang menurunkan kinerja RAM.

–> Cara Mudah Deteksi Masalah Sepeda Motor Honda Lewat Kedipan MIL

8. Hindari Terlalu Banyak Auto Sync

Cara untuk menghentikan HP Android lemot salah satunya adalah mematikan fitur auto sync di smartphone kamu. Coba cek, pasti banyak kan aplikasi yang kamu pakai dengan fitur ini. Mulai dari media sosial hingga chatting.

Mematikan fitur ini cukup bermanfaat untuk mengatasi HP Android lemot. Hanya saja, nantinya kamu akan sedikit kerepotan ketika harus membuka beberapa aplikasi secara manual. Mungkin kamu perlu coba cara ini untuk melihat kinerja HP Android-mu terlebih dahulu.

9. Gunakan Fitur Auto Kill

Semakin banyak aplikasi yang kamu buka dan pakai, maka semakin banyak daftar aplikasi aktif di recent apps. Aplikasi yang masih berjalan di recent apps ternyata bisa juga membuat RAM semakin sesak dan penuh sehingga HP Android lemot. Nah, kamu sering mengalami ini nggak?

Gunakan fitur auto kill untuk menghindari hal ini terjadi di smartphone kamu. Fitur ini berfungsi untuk membuat aplikasi tidak berjalan di background sehingga HP Android lemot pun dapat terhindarkan.

10. Factory Reset

HP Android Lemot-factory reset

Terakhir, gunakan fitur factory reset untuk mengatasi HP Android lemot. Cara ini jadi langkah ampuh untuk mengatasi HP lemot. Namun, pastikan sebelum mereset, back up data penting yang kamu miliki ya, karena jika sudah melakukan factory reset, settingan HP akan kembali seperti baru.

–> Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS

More
articles