Estu Budiman, Biker Difabel yang Geber Motor Sport

Date

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Menjadi seorang bikers sepertinya sudah melekat dalam diri Pangestu Sabar Budiman. Meski terlahir tanpa sepasang kaki, hobinya mengendarai motor menjadi kisah menarik.

Jika kebanyakan kita menemui biker difabel menggunakan motor matic yang telah dimodifikasi menjadi roda tiga, lain hal dengan Estu. Pria berusia 27 tahun tersebut justru tertarik dengan motor sport.

Dan dari sekian banyak pilihan, Suzuki GSX-R150 jadi pilihannya untuk dijadikan tunggangan sehari-hari. Dipilihnya motor sport fairing pun cukup mengejutkan, karena ia mengaku punya hobi memacu kecepatan.

“Dulu saya sebenarnya pengin punya Satria F150, tapi setelah GSX keluar di tahun 2017, saya langsung jatuh cinta dan akhirnya kebeli. Saya memang menyukai performa motor yang kencang,” ungkap Estu saat ditemui di Jakarta.

Mulai mengendarai motor sejak tahun 2010 silam, Yamaha Mio jadi kendaraan awal pria yang berasal dari Magelang-Yogyakarta tersebut. “Awal bawa motor itu matic di tahun 2010, awalnya sempat takut, tapi karena saya mau belajar, ini jadi tantangan, selain karena saya memang hobi juga,” sambungnya.

–> DFSK Hadirkan Dealer Resmi Dalam Genggaman

–> Beli Lisensi KTM, Yamaha Siapkan Skuter Roda Tiga Terbaru

Motor Dimodifikasi Sesuai Kebutuhan

Tampilan Suzuki GSX-150R yang telah dimodifikasi menjadi roda tiga

Berbagai ubahan pun dilakukan terhadap GSX berkelir hitam miliknya, yang pastinya telah disesuaikan dengan kebutuhan. “Sistem persneling diubah seperti Vespa di tangan sebelah kiri, kemudian rem belakang ditempatkan di tangan juga. Secara total, modifikasi habis 15 jutaaan, dan total pengerjaan 1 bulan,” jelasnya.

Menaiki sebuah motor sport berfairing pastinya tidak sama dengan motor lain. Seperti yang dikatakan Estu jika dirinya merasakan pegal serta bokong panas jika terlalu lama di atas motor dibandingkan menunggangi motor matic.

Lebih lanjut, seperti bikers pada umumnya, berbagai kendala dan kecelakaan sempat dialami oleh karyawan swasta yang bekerja kawasan Cipete, Jakarta Selatan tersebut. “Kendala sering, dulu pernah tali kopling putus sampai 2x, ban bocor, kecelakaan juga sering, mulai ditabrak, lalu karena oleng karena tidak sempat ngerem saat lagi kencang,” beber pria yang juga tergabung dalam komunitas Difabel Motor Community (DMC) tersebut.

–> Mudah! Begini Cara Merawat Vest Berbahan Kulit Tetap Awet

Namun, meski sudah sering mengalami insiden, rasa kapok sama sekali tak menghampiri Estu. Bahkan, ke depan ia berencana untuk mudik ke kampung halaman dengan motor kesayangannya itu.

“Dulu kan udah pernah mudik naik matic, sekarang pengen coba naik GSX ke Magelang, rencananya akhir tahun, karena dengan motor yang sekarang baru di sekitar Jabodetabek saja,” tutup Estu mengakhiri pembicaraan.

–> Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS

More
articles