5 Mainan Tepat untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Selama di Rumah

Date

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, mainan jadi kunci penting penghilang rasa bosan untuk anak-anak mengingat tidak ada aktivitas sekolah atau sekadar keluar rumah. Nah, simak tips berikut dalam memilih mainan untuk buah hati tercinta.

Saat ini terdapat berbagai macam mainan untuk anak-anak yang dijual di pasaran. Buah hati Anda tentunya membutuhkan mainan karena pada dasarnya anak sangat senang bermain terutama saat memasuki usia balita atau batita. Terutama di masa pandemi seperti sekarang di mana aktivitas di luar rumah sangat terbatas. Namun, dari sekian banyak mainan yang ditawarkan, Anda sebagai orangtua tentu harus lebih selektif dalam memilih mainan untuk anak.

Selain membuat si kecil merasa senang dan anteng. Anda wajib memilih mainan yang mampu menstimulasi atau mengasah kemampuan motorik pada anak. Kemampuan motorik anak menjadi aspek yang sangat penting dalam masa tumbuh kembangnya. Keterampilan motorik merupakan proses perkembangan gerak yang didasari oleh kematangan fisik dan saraf pada buah hati.

Kemampuan motorik ini mempunyai dua macam yaitu motorik halus dan motorik kasar. Motorik halus merupakan kemampuan anak untuk menggerakkan otot-otot halus pada jari serta pergelangan tangan seperti melakukan kegiatan menulis, menggambar, memindahkan sesuatu, dan menjepit. Sedangkan motorik kasar adalah kemampuan anak untuk melakukan sesuatu yang mengandalkan gerakan dari seluruh tubuhnya seperti aktivitas berlari, melompat, berenang dan lain sebagainya.

Untuk mengasah perkembangan kemampuan motorik si kecil, Anda bisa menggunakan alat bantu berupa mainan yang menarik untuk anak-anak. Selain mampu merangsang keterampilan motorik, pilihlah mainan yang aman dan sesuai dengan usia anak. Lewat mainan, si kecil bisa tumbuh dan berkembang sambil belajar mengenai sekeliling dan melatih kemandirian secara bahagia. Berikut ini adalah 5 mainan yang bisa diberikan pada anak untuk mendorong keterampilan motorik mereka:

–> Lengkapi Jajaran IMV, Toyota Resmi Luncurkan New Fortuner dan Innova

Playdoh

Playdoh atau lilin lunak merupakan mainan edukasi yang bisa dibentuk menjadi berbagai macam rupa sesuai dengan keinginan, sehingga membuat anak bersemangat untuk memainkannya. Saat bermain playdoh, si kecil meremas serta membentuk dengan menggerakkan otot-otot jari dan pergelangan tangan, sehingga kemampuan motorik anak dapat berkembang secara baik. Mainan yang memiliki aneka warna menarik ini juga mampu melatih kekuatan tangan buah hati dan membiasakan mereka untuk melakukan suatu kegiatan dengan lebih fokus. Bukan hanya itu, bermain playdoh membantu anak menjadi lebih kreatif dalam berkreasi membentuk lilin. Dengan begitu, mainan ini bisa memperluas keterampilan imajinasi si kecil dan mereka menjadi terbiasa untuk berpikir secara inovatif.

Buah hati Anda juga bisa bermain playdoh bersama teman-teman sebaya untuk melatih keterampilan sosialnya dengan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Pilihlah lilin lunak yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya sehingga aman digunakan untuk anak. Anda juga bisa mencoba berkreasi membuat adonan menyerupai lilin lunak. Dengan mencampur bahan-bahan alami seperti tepung terigu, garam, tepung kanji, air dan minyak goreng. Tambahkan pula pewarna makanan sesuai warna favorit si kecil agar mereka senang dan semangat dalam memainkannya.

Puzzle

Bermain menyusun dan memasang kepingan puzzle dapat melatih keterampilan motorik anak. Dalam mencocokkan dan memasukkan potongan puzzle yang sesuai ke dalam papan, si kecil menjadi belajar untuk berpikir logis. Anda bisa memberikan buah hati mainan puzzle yang paling mudah terlebih dahulu seperti bentuk geometri. Dengan menyusun puzzle bentuk, si kecil dapat belajar mengenali berbagai macam bentuk.

Setelah anak memahami aneka bentuk, Anda bisa memberikan puzzle bergambar. Seiring bermain, anak bisa berlatih menyebutkan nama-nama buah, tumbuhan, binatang, benda dan lain sebagainya sehingga mereka akan lebih mudah memahami. Puzzle juga bisa Anda manfaatkan untuk memperkenalkan huruf dan angka kepada si kecil. Dengan begitu, anak bisa belajar mengenai banyak hal sejak dini sebelum mulai bersekolah.

Untuk mengenalkan permainan ini pada anak, pilihlah bentuk atau gambar puzzle yang menarik, sehingga menumbuhkan ketertarikan mereka. Untuk menyatukan potongan-potongan puzzle yang terpisah menjadi sebuah gambar yang utuh. Agar si kecil lebih bersemangat, Anda bisa membimbingnya untuk mencocokkan puzzle. Permainan ini dapat melatih anak untuk mengerjakan sesuatu secara fokus sekaligus mengasah kemampuan imajinasi dan kecerdasan visual.

–> Inovasi dan Komitmen Terbaik CARRO untuk Konsumen Indonesia di Usia ke-5

Menyusun Balok

Permainan edukasi selanjutnya yang mampu mengasah keterampilan motorik anak adalah menyusun balok. Dengan mainan ini, si kecil akan berlatih mengidentifikasi beragam bentuk yang tersedia supaya bisa cocok saat dimasukkan ke dalam papan. Mungkin awalnya si kecil akan merasa bingung tentang bagaimana cara memainkan balok tersebut. Maka Anda dapat membantu dan membimbingnya untuk memasang bagian-bagian balok menjadi utuh. Semakin rutin anak belajar menyusun balok, maka lama-kelamaan mereka akan menjadi mengerti dan dengan mudah memainkannya.

Permainan menyusun balok bisa merangsang kemampuan koordinasi tangan, mata, ketelitian, dan mengasah kreativitas anak. Oleh karena itu, biarkan anak berkreasi secara leluasa dalam membentuk dan menyusun bagian-bagian balok menjadi sebuah bangunan sesuai dengan imajinasinya. Saat mengambil kepingan balok dan menempatkannya, anak menggunakan otot jari pada tangannya. Demikian, bermain balok membuat kreativitas anak selalu berkembang dan kemampuan motoriknya pun akan semakin terasah.

Bola Plastik Warna-warni

Bola plastik ini dapat dimainkan dengan cara melempar, menendang atau memasukkan ke dalam keranjang. Permainan ini membuat anak menjadi lebih aktif menggerakkan seluruh tubuhnya, sehingga akan mengembangkan keterampilan motorik anak. Anda juga bisa mengasah daya visual anak dengan mengajaknya memasukkan bola plastik ke dalam beberapa keranjang sesuai warnanya. Selain membuatnya merasa senang saat memainkan bola plastik, si kecil juga menjadi belajar untuk mengenal tentang tekstur dan beragam warna.

Permainan menendang dan melempar bola membuat anak melatih keseimbangan tubuh. Kemudian, Anda juga bisa mengajak si kecil untuk belajar berhitung setiap kali memasukkan bola plastik warna-warni ke dalam wadah. Selain itu, anak juga bisa bermain bola bersama teman-teman sebaya agar semakin semangat. Manfaat bermain sambil belajar menggunakan bola plastik akan bertambah lebih banyak jika dimainkan secara bersama-sama di alam terbuka.

Sepeda Roda Tiga

Sepeda roda tiga biasanya menjadi jenis sepeda pertama bagi anak. Umumnya, sepeda jenis ini memiliki hiasan berwarna-warni dan gambar yang lucu, sehingga anak menjadi tertarik dan semangat untuk mengendarainya. Bermain sepeda dapat melatih kemampuan motorik anak melalui pergerakan seluruh tubuhnya seperti menggowes pedal dan mengendalikan setang sepeda. Bermain sepeda roda tiga juga bisa menjadi sarana berolahraga agar tubuhnya tetap bugar.

Mengendarai sepeda menjadi cara efektif untuk mengarahkan anak belajar mengenal tentang arah baik itu kanan, kiri, depan dan belakang. Anak juga menjadi belajar untuk melakukan sesuatu secara fokus dan konsentrasi. Kemudian, permainan ini mengajarkan si kecil untuk disiplin seperti dengan melajukan dan mengerem sepeda di saat yang tepat. Selain itu, anak juga bisa menjalin kontak sosial dengan teman-temannya seperti bersepeda bersama di taman dekat rumah.

–> Pertama Kalinya Daihatsu Dress Up e-Challenge Hadir Secara Virtual

Dengan menggunakan 5 jenis mainan tersebut, Anda bisa membantu anak agar keterampilan motorik mereka berkembang secara baik dan lebih cepat. Anak menjadi menikmati masa senang bermain sambil mempelajari banyak hal dengan perasaan bahagia. Setelah bermain, Anda bisa mengajak si kecil untuk terbiasa membereskan dan menjaga mainannya sendiri. Hal ini dilakukan untuk mengajarkan anak mengenai sikap bertanggung jawab dan menjadi pribadi yang mandiri. Jadi, mainan edukasi mana yang Anda pilih untuk mengasah perkembangan kemampuan motorik buah hati tercinta.

–> Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS

More
articles