Dampak Krisis Chip Meluas, Harga Smartphone Bakal Melambung
harga smartphone

Date

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Kelangkaan chipset semikonduktor diperkirakan bakal memberi dampak signifikan di sektor elektronik seperti kenaikan harga smartphone dan laptop

Kasus langkanya chip semikonduktor secara global memang sangat mengganggu berbagai industri, seperti otomotif dan elektronik atau gadget. Kini, hal tersebut pun bakal berimbas ke masyarakat karena sejumlah brand elektronik mengambil ancang-ancang bakal menaikkan harga smartphone atau laptop di pasaran.

Direktur riset di firma riset pasar Forrester Research Glenn O’Donnell, mengatakan kendala pasokan chip mengakibatkan harga yang lebih tinggi yang perlu diserap oleh produsen atau diteruskan ke konsumen.

Kenaikan Harga Signifikan Diprediksi Terjadi Tahun Depan

“Dalam gangguan jangka pendek, yang sebelumnya mungkin terjadi, tetapi masalah ini ada di sini selama dua tahun ke depan. Dengan demikian, harga untuk smartphone dan hampir semua hal lainnya sudah naik. Kami memperkirakan kenaikan ini akan melebihi 10 persen pada akhir tahun dan meningkat lebih tinggi lagi hingga 2022,” kata O’Donnell dikutip dari The Straits Times.

harga smartphone-2

Krisis chip sudah terjadi sejak awal 2021

O’Donnell mengatakan penimbunan chip hanya solusi jangka pendek dan bukan langkah efektif untuk dilakukan. Jika stok yang ditimbun produsen smartphone habis, kata dia, maka harga barang yang akan dijual pasti mengalami kenaikan.

Sebelumnya, CEO Apple, Tim Cook, juga mengatakan bahwa masalah ini bakal mengganggu penjualan iPhone dan produk lain seperti iPad.  “Kekurangannya bukan pada prosesor bertenaga tinggi yang diproduksi Apple untuk perangkatnya, tetapi chip untuk fungsi sehari-hari seperti menyalakan layar ponsel dan mendekode audio,” ujar Cook.

Xiaomi Sudah Naikkan Harga

Nah, di Indonesia sendiri, naiknya harga smartphone sudah dilakukan oleh Xiaomi. Mereka menjelaskan secara terbuka bahwa naiknya harga diakibatkan langkanya chip semikonduktor.

Xiaomi Indonesia sudah menaikkan harga keempat lini produknya

“Di tengah perjuangan menangani Covid-19, saat ini industri juga menghadapi kelangkaan komponen secara global yang mengakibatkan kenaikan harga. Akibat hal tersebut, beberapa produk kami juga terkena dampaknya sehingga dengan berat hati kami harus melakukan penyesuaian harga sebesar Rp 100.000 kepada empat produk smartphone kami,” tulis Xiaomi dalam laman resminya.

Setidaknya ada empat produk Xiaomi yang naik. Diantaranya Redmi 9A yang harganya menjadi Rp 1.299.000, kemudian Redmi 9C menjadi Rp 1.499.000. Berikutnya Redmi Note 10 5G menjadi Rp 2.799.000, dan terakhir POCO M3 Pro 5G menjadi Rp 2.699.000.

–> Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS

More
articles