Artikel Kompas Tentang Jualo.com
Peta Indonesia dan Jualo

Date

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Kompas.com mengulas tentang Jualo.com yang diminati oleh para pelaku jual beli online. Artikel ini juga memuat berita mengenai kecewanya sejumlah pengguna situs e-classfieds lain akan adanya perubahan tampilan, yang berakibat berpindahnya mereka ke Jualo.com. Berikut artikel selengkapnya.

===

Tampilan situs memiliki pengaruh cukup besar bagi pengguna. Misalnya saja, ada sebuah situs jual beli online yang melakukan perubahan tampilan situs secara signifikan. Jika wajah baru tersebut tidak user-friendly dan tidak sesuai dengan kultur serta kebiasaan masyarakat Indonesia dalam bertransaksi online, hal ini tentu akan memicu para penjual maupun pembeli untuk mencari alternatif lain.

Situs jual beli online yang baru berusia dua tahun, yakni Jualo.com, merupakan perusahaan asal Indonesia yang fokus dalam memenuhi kebutuhan penjual dan pembeli. Situs ini menghadirkan fitur yang sesuai dengan kebiasaan jual beli online masyarakat Indonesia. Singkat kata, Jualo.com hadir sebagai solusi yang tidak bisa didapatkan di toko jual beli online lainnya.

Jualo di Playstore

Salah satu pengguna Jualo.com, Sahrozi dan istrinya, Lidia, sangat mengandalkan situs jual beli online untuk berjualan motor bekas. Semenjak perubahan drastis yang terjadi di situs jual beli online yang mereka gunakan sebelumnya, mereka tidak bisa menjual satu unit motor sekalipun hingga berminggu-minggu.

Di tengah keputusasaan, mereka menemukan Jualo.com melalui mesin pencari internet. Tidak lama setelah menjadi salah satu pengguna Jualo.com, Sahrozi dan Lidia berhasil menjual dua hingga tiga unit motor setiap harinya.

“Setelah saya mengunggah iklan motor bekas dagangan saya di Jualo.com, ada banyak telepon masuk yang menanyakan motor tersebut. Sahrozi, suami saya, terheran-heran karena setelah sekian lama motor tidak kunjung terjual di toko online sebelah, akhirnya bisa terjual dengan mudah melalui Jualo.com,” kata Lidia.

Candra, pedagang perabotan rumah asal Kulonprogo, Yogyakarta, sebelumnya sangat aktif menggunakan situs jual beli online yang sama. Tidak berbeda dengan Sahrozi dan Lidia, Candra juga menemui banyak kesulitan setelah situs tersebut membuat banyak perubahan tampilan.

Selain tampilannya rumit, proses moderasi pun menjadi lebih lama. Para pengguna juga merasa kesulitan saat mencari produk. Belum lagi, kemampuan loading situs sangat berat dan lama, sehingga memakan banyak kuota internet.

Pembatasan jarak wilayah pembelian yang dilakukan juga menjadi salah satu hal yang paling menyulitkan Candra untuk berjualan.

“Saya sempat bingung bagaimana cara menjual furniture saya ini? Sebab, ada batasan jarak di toko online sebelah. Indonesia ini kan negara kepulauan yang luas dengan total lebih dari 250 juta orang. Kenapa mereka malah memberi batasan bagi kami para penjual untuk berjualan? Padahal, produk saya menyasar kabupaten-kabupaten kecil di seluruh Indonesia,” ujar Candra.

Untungnya, Candra berhasil menemukan situs jual beli online yang tidak menerapkan batasan-batasan kepada para penjual.

“Tapi, setelah saya mencoba pakai aplikasi Jualo.com, ternyata nyaman juga karena tidak adanya batasan jarak apapun. Saya jadi lebih mudah lagi untuk menjalankan jual beli online. Bahkan setelah pakai Jualo.com, bisnis furniture saya menjadi lebih lancar. Dan hal yang paling menyenangkan adalah adanya Rekening Bersama, tentu menjadi penunjang keamanan serta kelancaran bisnis saya untuk menjual produk di seluruh daerah di Indonesia” jelas Candra.

Komplain Pengguna E-classifieds lain

Banyak dari para pengguna jasa jual beli online yang frustasi berbondong-bondong pindah ke Jualo.com. Pengguna Jualo.com mengekspresikan kemudahan yang ditawarkan oleh Jualo.com melalui dunia maya, seperti media sosial atau forum online.

Fenomena perpindahan para pengguna ini menjadi berita yang hangat dibicarakan pada awal 2017. Bisa dibilang, kini Jualo.com menjadi situs jual beli online yang paling diminati. Sebab, situs tersebut menawarkan kenyamanan, kemudahan, serta keamanan.

“Sepanjang 2016 kemarin, Jualo.com mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam pertambahan pengguna. Kami tetap low profile, kenyataannya saat ini kami mendapatkan sambutan yang luar biasa hangat dari masyarakat. Perkembangan ini tentu bukan karena perubahan yang terjadi pada kompetitor kami, tapi karena kerja keras tim kami dalam dua tahun terakhir untuk selalu mendengarkan apa yang user butuhkan dengan memegang prinsip dari Indonesia untuk Indonesia,” kata Pedro Principe selaku COO Jualo.com.

Kemudian, Pedro menjelaskan lebih lanjut, “Kami memiliki fitur yang mana situs jual beli lain tidak memilikinya, yakni memungkinkan user untuk memilih cara bertransaksi baik itu secara online maupun offline. Kami punya Jualo Kasbon, Jualo Rekening Bersama dan fitur yang dekat dengan budaya masyarakat Indonesia, yakni tawar-menawar atau nego”.

Foto Bersama Tim Jualo.com

Jualo.com merupakan situs jual beli online yang menawarkan kemudahan dalam menjual dan keamanan dalam membeli. Masyarakat dapat menggunakan Jualo.com untuk melakukan berbagai aktivitas perdagangan secara online di berbagai kategori mulai dari fashion, otomotif, properti, gadget, dan banyak lagi.

Situs yang didirikan oleh Chaim Fetter sejak 2014 ini telah berkembang pesat menjadi situs jual beli online terkemuka di Indonesia. Chaim Fetter sendiri juga merupakan pendiri Yayasan Peduli Anak yang berdiri di Lombok sejak 2006 dan kini memberikan perawatan, pengasuhan, serta perlindungan bagi 100 anak korban kekerasan. Selain 100 anak tersebut, Yayasan Peduli Anak juga memberikan pendidikan gratis kepada ratusan anak yang setiap harinya.

More
articles