Bibit kakap putih hewan dan perlengkapan ikan 12982223
Deskripsi
Kakap putih (Lates calcalifer, Bloch) biasa dikenal dengan nama Giant sea perch, seabass atau barramundi, ikan ini hidup di perairan pantai, muara dan air tawar dan termasuk ikan ekonomis penting di Kawasan Indo-Pasifik. Daya dukung komersial yang tinggi dan menjadi rekreasi perikanan di Australia dan Papua Nugini, dan budidaya di Thailand, Malaysia, Indonesia, Singapura, Hong Kong, Taiwan, dan di Australia, dapat di budidayakan di air payau dan air tawar, serta di keramba jaring apung di pantai (Kungvankij dkk, 1984;. Abu-abu, 1987, dalam schipp et al, 2007). Ikan ini memiliki daging yang halus, populer di wilayah Indo-Pasifik, dan memiliki pasar dan harga yang tinggi. ikan kakap putih memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat, tumbuh dengan ukuran besar, dan dapat dibesarkan di penangkaran, sehingga membuat ikan kakap putih sangat cocok untuk akuakultur (Schipp et al, 2007).



Teknik untuk budidaya kakap putih pertama kali dikembangkan di Laboratorium Kelautan Songkhla di Thailand pada awal tahun 1970 dan kemajuan dalam teknik budidaya untuk kakap putih yang telah dicapai sejak saat itu (Schipp et al, 2007).



Produksi ikan kakap di indonesia sebagian besar masih dihasilkan dari penangkapan di laut, dan hanya beberapa saja diantarannya yang telah di hasilkan dari usah pemeliharaan (budidaya). Salah satu faktor selama ini yang menghambat perkembangan usaha budidaya ikan kakap di indonesia adalah masih sulitnya pengadaan benih secara kontinyu dalam jumlah yang cukup (Ditjen Perikanan, 2001).



Produksi perikanan dunia dari kakap putih pada tahun 1983 dilaporkan oleh FAO (1985) menjadi 14.895 ton, dari 11.456 ton (77%) disumbangkan oleh Asia Tenggara, dengan Indonesia memproduksi 11.010 ton (dari kedua perairan pedalaman dan laut) dan Malaysia 446 ton. Di tahun yang sama, produksi kakap putih dibudidayakan di Asia Tenggara adalah 2.416 ton, negara produsen menjadi Indonesia (1105 atau 46%), Thailand (1084 atau 45%), dan Malaysia (227 atau 9%) (SEAFDEC, 1985). Produksi Singapura dari budidaya kakap putih adalah 100 ton pada tahun 1983, menjadi naik berasal dari hasil tangkapan dan budidaya ikan bandengair payau. kasus serupa juga di alami oleh Filipina, tetapi statistik produksi tidak tersedia. Hasil budidaya biasanya dipasarkan sekitar 500-800 g, sementara yang liar tertangkap biasanya berat 7 kg atau lebih. (Cheong, 1989).



Saat ini bibit kakap sudah bisa diproduksi masal, bagi rekan rekan yang mau budidaya kakap kami bisa menyediakan bibitnya.
Laporkan Iklan
Laporkan Iklan

Bibit Kakap Putih

Rp 3.000
Up arrow
Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta
Kondisi
Baru
Diperbaharui
3 bulan lalu
Dilihat
324 kali
Ic whatsapp WHATSAPP Ic call CALL/SMS
CALL / SMS PENJUAL
085886441791

Nego Harga

Verifikasi
Terverifikasi
Terakhir aktif
1 tahun lalu
Chat dibalas
Ic tips Tips Membeli Produk dari Seller
Buuy safety illustration
Pastikan kamu telah memeriksa profil penjual dan ketersediaan barang sebelum melakukan transaksi atau segala jenis transfer pembayaran langsung ke rekening di luar Jualo.com.