{"id":11023,"date":"2025-01-14T16:57:08","date_gmt":"2025-01-14T09:57:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/?p=11023"},"modified":"2025-01-14T10:43:06","modified_gmt":"2025-01-14T03:43:06","slug":"penyebab-karburator-banjir-jua1045","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/tips-dan-trik\/penyebab-karburator-banjir-jua1045\/","title":{"rendered":"Jangan Panik, Ketahui Penyebab Karburator Banjir &amp; Solusinya"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: justify\">Pada motor lawas, pernahkah Anda mendengar istilah karburator banjir? Nah, berikut kami akan berikan ulasan lengkap mengenai penyebab karburator banjir dan cara mengatasinya<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada motor lawas yang belum injeksi, karburato merupakan komponen penting yang berfungsi mencampur udara dan bahan bakar yang sesuai. Kemampuannya dalam menyuplai bensin ini jelas krusial karena jika tidak dirawat dengan baik, masalah banjir bisa terjadi. Di luar perawatan, memang ada beberapa faktor lain yang jadi penyebab <strong><em><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/motor\/q-karburator\">karburator<\/a> <\/em><\/strong>banjir.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\">9 Penyebab Karburator Banjir<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-5.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-11027 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-5.jpg\" alt=\"Penyebab Karburator Banjir-4\" width=\"434\" height=\"304\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-5.jpg 434w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-5-300x210.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 434px) 100vw, 434px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagaimana Anda bisa tahu bahwa <strong><em><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/tips-dan-trik\/penyebab-motor-mogok-jua865\/\">mesin mogok<\/a><\/em><\/strong> atau tidak bisa menyala karena karburator banjir. Ada ciri-ciri yang menandakan saat terjadi banjir pada karburator. Seperti bodi karburator akan terlihat basah kuyup disebabkan bensin keluar melalui lubang hawa. Atau bensin akan sulit masuk ke ruang bakar sehingga mesin pun jadi sulit untuk dihidupkan. Buat lebih jelas, berikut <em><strong><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/\">Jualo<\/a><\/strong><\/em> hadirkan beberapa penyebab lainnya:<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\">1. Salah Merakit Karburator<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyebab karburator banjir yang paling umum terjadi adalah kesalahan dalam merakit karburator setelah servis atau dari pabrikannya. Biasanya jika Anda servis ke bengkel bukan resmi, perakitan yang tidak tepat sering terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-3.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-11025 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-3.jpg\" alt=\"Penyebab Karburator Banjir-7\" width=\"600\" height=\"397\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-3.jpg 600w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-3-300x199.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketidaktepatan dalam merakit ini mengakibatkan beberapa hal seperti pelampung karburator yang terjepit. Jika hal ini terjadi maka pelampung tidak bekerja untuk menggerakan jarum pelampung yang jadi indikator bensin sudah penuh. Pengisian bahan bakar bisa terus berlanjut dan menciptakan kebocoran. Solusi yang bisa dilakukan adalah memasang ulang karburator dengan tepat. Sebaiknya dilakukan di bengkel resmi.<\/p>\n<h4>2. Kran Bensin Rusak<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah pemasangan adalah kelalaian yang bisa diperbaiki dengan memasang ulang, tapi tidak dengan kran bensin yang rusak. Kran tersebut seharusnya memiliki sistem buka tutup ketika motor dinyalakan sehingga bensin dapat diatur penggunaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/kran-bensin.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-11029 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/kran-bensin.jpg\" alt=\"Penyebab Karburator Banjir-2\" width=\"500\" height=\"278\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/kran-bensin.jpg 500w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/kran-bensin-300x167.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kran yang rusak membuat aliran bensin terjadi terus menerus ketika mesin menyala ke karburator. Dampaknya adalah banjir pada bagian karburator. Kerusakan pada kran bensin ini hanya bisa diperbaiki dengan mengganti dengan yang baru.<\/p>\n<h4>3. Jarum Pelampung yang Aus<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap karburator dilengkapi dengan jarum pelampung yang berfungsi untuk menutup saluran bensin pada saat suplai sudah penuh. Kerusakan pada jarum ini adalah hal yang wajar karena terbuat dari karet dan bisa saja sudah aus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain aus, jarum ini juga bisa diselimuti kotoran karena Anda tidak menggunakan bahan bakar dengan RON yang tinggi. Kerak akan menempel pada jarum sehingga penutupan saluran bensin tidak sempurna. Apabila penyebab karburator banjir adalah jarum yang sudah aus maka perlu menggantinya. Jika hanya kotor maka tak perlu mengganti melainkan membersihkannya saja.<\/p>\n<h4>4. Patahnya Spring Needle Valve<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Jarum pelampung tidak hanya bisa aus atau kotor tetapi juga bisa saja patah. Patahnya bagian ini seringkali terjadi ketika Anda menggunakan pelampung dari bahan plastik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Meskipun jarum pelampung dibuat dari bahan logam, namun patah terjadi pada sambungan dengan pelampung. Ketika patah Anda hanya bisa menggantinya dengan yang baru satu paket dengan pelampung.<\/p>\n<h4>5. Salah Menyetel Pelampung Karburator<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika jarum karburator berfungsi untuk menutup saluran bensin, ada juga komponen pelampung. Komponen ini fungsinya adalah sebagai indikator jumlah bahan bakar yang ada di reservoir. Batas permukaan bensin akan diatur oleh pelampung ini agar konstan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pelampung-1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-11031 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pelampung-1.jpg\" alt=\"Penyebab Karburator Banjir-5\" width=\"500\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pelampung-1.jpg 500w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pelampung-1-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pelampung-1-150x150.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ada jenis pelampung yang terbuat dari logam ada juga yang plastik. Apapun bahan pembuatnya, fungsinya sama karena akan mengatur jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang pelampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyetelan pelampung pun harus dilakukan dengan benar, jika salah seperti terlalu rendah maka bensin yang seharusnya masuk ke ruang bakar tidak terkontrol. Di sinilah awal mula banjir yang keluar melalui selang buang di bawah bak karburator.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kesalahan penyetelan pelampung karburator ini harus diperbaiki, sama seperti ketika harus memasang ulang pelampung karburator dengan benar. Pemasangannya harus pas tidak boleh terlalu rendah.<\/p>\n<h4>6. Pelampung Karburator Bocor<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Pelampung karburator didesain agar bisa mengontrol permukaan bahan bakar di ruang pelampung. Komponen ini tidak hanya harus disetel dengan benar tetapi juga perlu dicek fungsinya. Kerusakan yang paling sering pada pelampung karburator adalah kebocoran. Ketika bocor maka pelampung tidak bisa lagi mengambang dan mengatur tinggi rendahnya permukaan bensin dalam ruang pelampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dampaknya jarum pelampung atau needle valve yang seharusnya menutup lubang bensin juga tidak bekerja. Bensin yang ada di ruang pelampung pun akan terus menerus mengalir\u00a0 dan menimbulkan banjir. Kebocoran pelampung tidak bisa diperbaiki, Anda harus mengganti pelampung dengan yang baru agar bisa bekerja dengan baik kembali.<\/p>\n<h4>7. Seal Mangkok Karburator Mengeras<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyebab karburator banjir yang juga sering terjadi adalah seal pada mangkuk karburator yang sudah mengeras akibat penggunaan. Karet seal ini berfungsi untuk menutup bak karburator sehingga bensin tidak keluar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-4.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-11026 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-4.jpg\" alt=\"Penyebab Karburator Banjir-6\" width=\"600\" height=\"399\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-4.jpg 600w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karbu-4-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seal ini berada di tengah dan ketika sudah tidak bisa menutup karburator dengan baik, maka muncul rembesan bensin. Artinya bak karburator bocor dan Anda bisa mengganti dengan seal yang baru. Saat ini seal mangkok karbu dijual satu paket dengan jarum pelampung jadi juga bisa jadi antisipasi kalau kerusakan juga terjadi pada jarumnya.<\/p>\n<h4>8. Kerusakan Selang Pembuangan<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap karburator akan terhubung dengan selang pembuangan yang harus dipasang dengan kencang. Pada saat bensin yang masuk ke mangkuk karburator berlebihan maka akan dibuang melalui selang ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Apa yang terjadi jika selang karburator mengalami kerusakan? Tentu saja karburator menjadi banjir, mesin menjadi brebet bahkan mogok. Kerusakan pada selang yang sering terjadi adalah pemasangannya yang tidak kencang sehingga bensin menetes terus menerus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bensin hanya akan terbuang percuma dan cara memperbaiki hanya dengan mengencangkan selang saja. Tapi bisa juga selang rusak karena terjadi penyumbatan sehingga bensin akan naik ke atas dan keluar melalui lubang hawa lalu masuk ke ruang bakar. Anda harus mengecek kembali apakah benar terjadi penyumbatan, jika iya maka segera perbaiki agar sistem pembuatan karburator berjalan dengan lancar.<\/p>\n<p><em><strong><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/tips-dan-trik\/penyebab-busi-motor-hitam-basah-jua988\/\">&#8211;&gt; Biker, Ternyata Ini Penyebab Busi Motor Hitam &amp; Basah<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<h4>9. Kondisi Karburator yang Sudah Rusak<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyebab karburator banjir yang terakhir adalah karburator pada motor sebenarnya sudah rusak. Kemungkinan ini menjadi penyebab terakhir apalagi jika Anda baru saja membeli motor lawas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagi Anda yang menggunakan sepeda motor lawas mungkin saja karburator sudah rusak sehingga tidak bisa mengatur suplai bahan bakar dan udara dengan baik. Kerusakan paling sering disebabkan oleh karat atau kotoran yang telah mengerak. Karburator yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki atau hanya dibersihkan dari kerak saja, tapi Anda harus menggantinya dengan yang baru.<\/p>\n<p><strong><em>\u2013&gt;\u00a0<a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/\">Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_11023\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"11023\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada motor lawas, pernahkah Anda mendengar istilah karburator banjir? Nah, berikut kami akan berikan ulasan lengkap mengenai penyebab karburator banjir dan cara mengatasinya Pada motor lawas yang belum injeksi, karburato merupakan komponen penting yang berfungsi mencampur udara dan bahan bakar yang sesuai. Kemampuannya dalam menyuplai bensin ini jelas krusial karena jika tidak dirawat dengan baik, [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_11023\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"11023\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":11030,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jet_sm_ready_style":"","_jet_sm_style":"","_jet_sm_controls_values":"","_jet_sm_fonts_collection":"","_jet_sm_fonts_links":""},"categories":[17],"tags":[5240,5241,5238,5237,5239],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11023"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11023"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11023\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11030"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11023"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=11023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}