{"id":10296,"date":"2021-09-08T12:18:09","date_gmt":"2021-09-08T05:18:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/?p=10296"},"modified":"2021-09-08T12:18:09","modified_gmt":"2021-09-08T05:18:09","slug":"fungsi-master-rem-motor-jua948","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/berita\/fungsi-master-rem-motor-jua948\/","title":{"rendered":"Fungsi Penting Master Rem Motor Serta Komponennya"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: justify\">Seperti halnya mobil, motor juga memiliki master rem yang berfungsi sangat penting dan vital. Jika bermasalah, maka fatal akibatnya<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Rem motor memiliki banyak jenis dan juga komponen. Di antara berbagai macam komponen, master rem motor menjadi bagian yang sangat vital. Setiap biker perlu tahu apa fungsi komponen ini, sehingga jika terjadi kerusakan bisa segera mengatasinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kerusakan salah satu <em><strong><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/tips-dan-trik\/bikers-begini-prinsip-kerja-rem-di-sepeda-motor-dan-cara-merawatnya-jua466\/\">komponen rem<\/a><\/strong><\/em> yang jadi alat pengaman kendaraan tentu saja sangat berbahaya. Sayangnya masih banyak pengemudi motor yang masih asal menggunakannya. Sehingga rem cepat aus, tidak dapat berhenti dengan benar, bahkan terjadi kecelakaan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\">Mengenal Fungsi Master Rem pada Motor<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Istilah lain yang lebih akrab digunakan untuk menjelaskan master rem adalah master silinder. Komponen ini merupakan salah satu bagian dari rem hidrolik di mana rem jenis ini memanfaatkan tekanan oli dalam proses pengeremannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-10298 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem.jpg\" alt=\"master rem motor-2\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem.jpg 500w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Selalu cek secara berkala volume minyak rem<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Fungsi master rem sendiri adalah mengubah gerakan mekanis untuk menjadi tekanan hidrolik. Secara prinsip kerja, komponen ini memiliki peranan yang sangat besar. Karena akan mengubah gerakan pada pedal sepeda motor menjadi tekanan hidrolik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kemampuannya ini berkat adanya tabung serta piston. Komponen piston akan terhubung pada pedal rem sehingga gerakannya akan bolak balik di dalam tabung. Gerakan yang dilakukan piston nantinya akan menimbulkan perubahan dalam tabung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tabung akan terisi dengan fluida sehingga menimbulkan tekanan. Tingkat tekanannya sendiri berbeda-beda sesuai dengan gerakan yang dilakukan piston. Tekanan ini nantinya akan menciptakan dorongan yang fungsinya menjepit cakram.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem-after.png\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-10299 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem-after.png\" alt=\"master rem motor-3\" width=\"500\" height=\"278\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem-after.png 500w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/master-rem-after-300x167.png 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Jangan sembarangan pilih part aftermarket<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketika dorongan yang dihasilkan master rem besar maka akan lebih baik tingkat pengeremannya. Master rem juga memiliki beberapa komponen di dalamnya yang memiliki peran penting. Berikut ini jenis-jenis komponen penting pada master silinder lengkap dengan fungsinya.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\">Reservoir Tank, bagian ini berfungsi untuk menampung minyak rem cadangan. Nantinya minyak akan digunakan pada master silinder rem.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">White Cap, bagian ini merupakan tutup tangki yang menampung minyak silinder rem.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Diaphragm, bagian ini adalah seal atau pengunci dari bahan karet. Fungsinya adalah menjaga agar minyak rem dalam tangki tidak terkena udara luar langsung.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Master Cylinder Body, bagian ini memiliki fungsi untuk tempat kerja piston serta seal master silinder rem.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Level Sensor, Master rem juga memiliki sensor yang fungsinya untuk mendeteksi jika minyak rem dalam tangki sudah habis.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Returns Spring, merupakan sebuah pegas pengembali sehingga piston bisa kembali ke posisi semula.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Primary Piston, merupakan piston utama untuk rem bagian depan dan memiliki seal pada bagian ujungnya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Secondary Piston, merupakan piston sekunder yang berada di bagian rem belakang. Juga memiliki seal pada kedua ujungnya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Return Port, merupakan lubang katup untuk pengembalian minyak rem yang berasal dari ruang tekanan ke arah reservoir tank.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Inlet Port, merupakan lubang untuk mengisi minyak rem dari reservoir ke ruang tekanan minyak rem.<\/li>\n<\/ol>\n<h3 style=\"text-align: justify\">Penyebab Rusaknya Master Rem Motor<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebagai pemilik dan kerap berkendara dengan motor, tentu Anda harus mengetahui fungsi dan cara kerja master rem motor. Sehingga jika terjadi kerusakan setidaknya mengerti langkah perbaikannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab rusaknya master rem. Kerusakan komponen ini tidak boleh dianggap enteng karena pengaruhnya sangat besar terhadap keamanan. Berikut ini beberapa penyebab kerusakan yang harus diwaspadai:<\/p>\n<h4>1. Debu dan Kotoran yang Menggumpal<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada bagian master silinder ini kotoran dan debu bisa masuk kapan saja. Hadirnya benda asing selain fluida akan membuat ruang menjadi kotor. Ketika ruang gerak piston terhambat karena debu, maka kinerjanya akan terhambat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/sil.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-10300 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/sil.jpg\" alt=\"master rem motor-4\" width=\"400\" height=\"316\" srcset=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/sil.jpg 400w, https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/sil-300x237.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Cek bagian seal yang kerap menjadi masalah pada master rem motor<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Padahal fungsi dari master silinder rem akan baik jika gerakan piston semakin cepat. Melambatnya gerakan piston akan menciptakan tenaga yang kurang kuat untuk menekan cakram. Tak hanya itu saja, komponen master silinder seperti piston lama kelamaan akan rusak.<\/p>\n<p><strong><em><a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/tips-dan-trik\/teknik-mengerem-sepeda-motor-yang-benar-saat-kecepatan-tinggi-jua489\/\">&#8211;&gt; Teknik Mengerem Sepeda Motor yang Benar Saat Kecepatan Tinggi<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<h4>2. Sering Melewati Area Banjir<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Apakah motor Anda sering terkena banjir? Air bisa saja masuk ke dalam master rem. Air banjir atau genangan air akan membawa kotoran sama halnya debu. Air yang terus menerus mengenai logam di sisi master rem menjadi penyebab korosi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Reaksi kimia antara udara dan air pada logam akan menjadi sumber karat. Padahal jika pipa kaliper ini terkena karat, maka pengereman akan kurang pakem. Selain itu akan muncul bunyi keras yang sangat mengganggu pada saat proses pengereman.<\/p>\n<h4>3. Kurang Perawatan<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Kotornya master rem karena debu dan air terjadi karena Anda kurang melakukan perawatan. Motor yang minim perawatan akan membuat komponen penting seperti master silinder rem cepat rusak. Padahal ketika bagian tersebut rusak, Anda perlu mengganti dengan biaya yang lebih besar lagi.<\/p>\n<p><strong><em>\u2013&gt;\u00a0<a href=\"https:\/\/www.jualo.com\/\">Temukan berbagai produk yang Anda inginkan saat ini di Jualo.com secara GRATIS<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_10296\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"10296\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti halnya mobil, motor juga memiliki master rem yang berfungsi sangat penting dan vital. Jika bermasalah, maka fatal akibatnya Rem motor memiliki banyak jenis dan juga komponen. Di antara berbagai macam komponen, master rem motor menjadi bagian yang sangat vital. Setiap biker perlu tahu apa fungsi komponen ini, sehingga jika terjadi kerusakan bisa segera mengatasinya. [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_10296\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"10296\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":10297,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jet_sm_ready_style":"","_jet_sm_style":"","_jet_sm_controls_values":"","_jet_sm_fonts_collection":"","_jet_sm_fonts_links":""},"categories":[16],"tags":[4936,4935,4937,3304],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10296"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10296"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10296\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10296"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=10296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}